Indikator Penilaian Mutu Rumah Sakit
Monday, May 23, 2011
Rumah sakit sebagai salah satu subsistem pelayanan kesehatan memberikan 2 jenis pelayanan yaitu pelayanan kesehatan dan pelayanan administrasi. Pelayanan kesehatan di rumah sakit saat ini bersifat komprehensif dan holistik. Dalam hal rujukan, rumah sakit merupakan pusat rujukan baik yang bersifat rujukan kesehatan maupun rujukan medik.
A. JENIS RUMAH SAKIT
- Berdasarkan kepemilikan :
- Rumah Sakit Pemerintah : MILIK PUSAT, MILIK DAERAH
- Rumah sakit BUMN/ABRI
- Rumah sakit swasta
- Berdasarkan jenis pelayanan
- Rumah sakit umum
- Rumah sakit jiwa
- Rumah sakit khusus
- Berdasarkan klasifikasi RS :
- Rumah sakit Tipe A
- Rumah sakit Tipe B (pendidikan atau non pendidikan)
- Rumah sakit tipe C
- Rumah sakit Tipe D
B. REKAM MEDIK
- Data Medis
- Data Umum : Data pemakaian ambulan, pemesanan makanan, kepegawaian, keuangan dll.
C. INDIKATOR PENILAIAN MUTU :
- Aspek Struktur
Aspek struktur meliputi tenaga, sarana, dana dsb. Baik tidaknya struktur rumah sakit diukur dari tingkat kewajaran, kuantitas, biaya, mutu masing-masing komponen struktur
- Proses
Proses adalah semua kegiatan dokter dan tenaga profesi lainnya yang mengadakan interaksi secara profesional dengan pasiennya. diukur dengan tingkat kepatuhan tenaga profesi dengan standar of conduct
- Outcome
a. Yang mencakup aspek pelayanan medis :
o Angka infeksi nosokomial
o Angka kematian kasar (GDR)
o Kematian Pasca Bedah
o Kematian Ibu Melahirkan
o Kematian Bayi Baru Lahir
o Netto Death Rate (NDR)
o Post Operation Death Rate
o Post Operative Infection Rate
b. Indikator untuk mengukur tingkat efisiensi RS :
o Unit cost untuk rawat jalan
o Jumlah penderita yang mengalami decubitus
o BOR (Bed Occupacy Rate)
o BTO (Bed Turn Over)
o TOI (Turn Over Interval)
o ALOS (Average Length Of Stay)

0 comments:
Post a Comment